Profile Information :
Nama saya Patrick Setiawan, lahir di Vancouver B.C Canada, 24 Desember 1990. Jurusan Sistem Informasi adalah jurusan yang saya dalami saat ini di Universitas Bina Nusantara. Saya adalah anak pertama dari 2 bersaudara, saya mempunyai seorang adik perempuan yang duduk di bangku SMP 3 dan sekarang sedang menuju ke tingkat SMA. Sewaktu SMP saya adalah seorang yang biasa bersikap terbuka di dalam keluarga,tetapi sewaktu saya berada di lingkungan luar baik teman sekolah saya berubah menjadi seseorang yang tertutup dan pendiam. Oleh karena itu orang tua saya sering menyebut saya sebagai seorang yang “jago kandang”. Ada semacam rasa takut untuk berinteraksi dengan orang lain dan juga rasa mempercayai orang selain diri sendiri,maka dari itu tanpa sadar saya sering membatasi diri sendiri dengan tidak menjalin hubungan yang dekat dengan orang lain. Hal ini membuat saya tidak mempunyai banyak teman dan bahkan saya sempat membanggakan hal tersebut.
Sebenarnya saya pun ingin dapat berinteraksi dan terbuka layaknya orang lain,tetapi rasa takut menghadapi orang lain selalu saja membatasi saya dalam menjalankan hal ini, dan sejak saat itu saya mengenal internet dan dunia maya (online). Awal mula perkenalan saya dengan dunia maya ini dimulai dari game online yang beberapa tahun silam sempat booming di kalangan anak-anak. Saya yang memang menyukai bermain game merasa penasaran dan mencoba game online tersebut. Ternyata game online berbeda dengan game offline biasa, karena game online menuntut banyak interaksi dengan pemain-pemain lain. Inilah awal di mana saya mulai belajar untuk berani berinteraksi dengan orang lain (tetapi tidak dengan langsung bertatap muka). Game online justru membuat saya “ketagihan” karena senang berkumpul, berkomunikasi, mempelajari hal baru dan membagi pengalaman dengan pemain-pemain lain. Namun, bila berada pada kenyataan saya masih saja menjadi seorang yang tidak mampu berinteraksi dengan orang lain. Dan berakhir dengan nilai yang buruk dan hampir tidak naik kelas. Lama kelamaan saya sadar dan bertekad untuk berrubah dari keterpurukan ini.
Sampai suatu saat saya mengenal seorang teman di sekolah,dia mengarahkan saya untuk lebih bersifat bersahabat dengan mengundang saya masuk kedalam team Basket,dari sinilah saya mengenal bagaimana rasanya berada di dalam sebuah team. Setelah beberapa bulan akhirnya saya di angkat menjadi kapten. Dari sinilah saya belajar mengatur dan mengarahkan teman-teman saya.dan bagaimana menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Dan saat ini orang tersebut adalah teman baik saya yang tengah berjuang menjadi seorang Dokter.
Saat ini saya mulai memasuki dunia dewasa dimana segala sesuatu merupakan langkah yang menentukan bagaimana masa depan diri saya nantinya,menutup diri bukanlah sesuatu yang tepat, menutup diri adalah melarikan diri dari sebuah ketakutan untuk berkembang menuju manusia yang lebih baik. Dunia ini menuntut seseorang yang mampu mengatasi permasalah tak peduli seberapa sulit masalah yang menghadang dan tentunya tidak pantang menyerah dalam menghadapinya.
Point
-saya adalah seorang yang menutup diri dari dunia luar karena rasa takut
-saya memiliki keinginan untuk bisa terbuka seperti orang lain
-game online menjadi sarana yang saya ambil untuk melarikan diri
-game online mulai menghancurkan saya
-saya belajar berinteraksi dan belajar bagaimana memimpin
-saya mulai menyadari arah dan tujuan hidup

